Pungli Lagi, Oknum Kades dan Staf Desa di Kolut Ditangkap Tim Saber

Tribratanewspolreskolut.com – Bendahara Desa Batu Ganda berinisial NI (34) tertangkap tangan menerima uang yang dimintai dari masyarakat guna melakukan pengurusan Surat Keterangan Kepemilikan Tanah (SKTT) atau biasa disebut sporadik. Total rupiah yang diamankan petugas senilai 4,5 juta yang dikumpulkan dari warga di sana, Rabu (11/10).

Kasat Reskrim Polres Kolut, AKP Muhammad Salman SH,. SIK, mengatakan, Operasi Tangkap Tangan (OTT) itu yang dilakukan bawahannya. Kejadiannya berlangsung pada pukul 17.00 Wita di rumah sang bendahara. “Yang membayar sudah 16 orang pada bulan Oktober yang per orang Rp. 300 ribu,” terangnya saat ditemui di ruang kerjanya.

Meski demikian, Salman masih akan menelusuri dana per September sebelumnya karena melihat dari buku rincian pembayaran untuk bulan ini dibuat baru. Aparat hanya menyita buku rincian pembayaran, leptop, surat dan register SKKT dan rupiah yang dikumpulkan. “Pasalnya sudah ada yakni Pasal 55 dimana ada yang menyuruh (kades) dan meminta (bendahara) ,” ucapnya.

Sang kades berinisial A beserta bendahara telah diintrogasi namun belum dilakukan penahanan. Pihaknya masih melakukan pengembangan serta melakukan konfirmasi ke pihak Biro Hukum dan BPN serta aturan perdes ada tidaknya untuk mengetahui lebih lanjut. ” jika berbenturan dengan hukum (melanggar) Pasal  12 hiruf e uu tipikor jo psl 55 ayat 1 ke 1 KUHP” pungkasnya..

Wakapolres Kolaka Utara, Kompol Robers Silas Boroh, S.Sos selaku ketua team saber pungli, mengatakan, selain kepala desa, satu orang lainnya yang ditangkap adalah bendahara desa NI.

Penangkapan ini bermula dari laporan masyarakat setempat yang mengaku ada dana penebusan sebesar nominal yang telah ditetapkan. Sebab jika tidak diberikan, maka Surat Keterangan Kepemilikan Tanah tidak diberikan kepada pemilik.

“Mereka menghubungi warga dan melakukan transaksi pembuatan Surat Keterangan Kepemilikan Tanah tersebut dirumah NI, bukannya di kantor desa,” katanya.

Adapun barang bukti yang disita tim Saber Pungli, uang senilai Rp 4.500.000, Buku Catatan Daftar nama Masyarakat yang telah mengurus pembuatan SKKT, 1 ( satu ) lembar foto copy KTP, 1 ( satu ) lembar foto copy Krtu Keluarga, 1 ( satu ) buah notebook merk Sony Vaio.

Sambil memproses kedua orang yang diduga melakukan pungli itu, tim juga akan segera berkoordinasi dengan Kejaksaan guna menetapkan pasal-pasal.

“Saat ini masih dalam penyelidikan, sambil jalan nanti kita gelar perkara bersama kejaksaan untuk mengetahui peran dan status mereka,” pungkasnya.

Related Posts