Kapolres Kolaka Utara Gelar Konfrensi Pers

Tribratanewspolreskolut.com – Kapolres Kolaka Utara AKBP Bambang Satriawan,S.H., S.I.K, M.H didampingi Kasubbag Humas AKP Hasanuddin dan Kasat Reskrim AKP Muh Salaman, SH.SIK memberikan keterangan kepada Insan Pers terkait penanganan kasus Pembunuhan Ketua DPRD Kabupaten Kolaka Utara H. Muzakir Sarira,S.Sos pada hari Jumat tanggal 20 Oktober 2017 di Halaman Mapolres Kolaka Utara.

“Tidak ada kejahatan yang sempurna, setiap kejahatan akan meninggalkan jejak” prinsip ini menjadi pegangan Penyidik Polres Kolaka Utara dalam mengungkap kasus pembunuhan sadis yang terjadi pada Selasa malam 17 Oktober 2017. Seperti dikabarkan sebelumnya peristiwa yang menghebohkan ini menyebabkan Ketua DPRD Kabupaten Kolaka Utara H. Muzakir Sarira,S.Sos tewas di RS Benyamin Guluh Kab Kolaka.

Dari kasus ini tersangka adalah Istri dari almarhum H. Muzakir Sarira,S.Sos berinisial ”A”.  tersangka ini ternyata disebabkan Cekcok Mulut antara Korban dan Pelaku di dalam kamar, terus Pelaku mendengar ada orang membuka pintu, tapi setelah di cek  tidak ada orang di luar kamar, tiba – tiba pelaku melihat  dan mengambil pisau pemotong buah, kemudia Korban Almarhum H. Muzakir Sarira,S.Sos datang dan pelaku langsung menusukkan pisau tersebut ke tubuh korban dan pas mengenai perut kanan bagiat atas.yang menyebabkan korban H. Muzakir Sarira,S.Sos mengalami luka tusuk yang mengenai hati sehingga korban mengalami pendarahan.

Kapolres Kolaka Utara AKBP Bambang Satriawan,S.H., S.I.K, M.H didampingi Kasubbag Humas AKP Hasanuddin dan Kasat Reskrim AKP Muh Salaman, SH.SIK, menunjukkan barang bukti yang di buat oleh Pelaku kepada media Pers yaitu barang bukti yang berupa Pisau, baju kaos warna putih yang masih berlumuran darah yang di pakai oleh korban, serta sarung warna biru kotak- kotak.

Atas perbuatan yang dilakukannya, Pelaku di Persangkakan dengan Pasal berlapis yaitu pasal 338 KUHP Pembunuhan ancaman hukuman 15 tahun, 354 (2) mengakibatkan Luka Berat ancaman hukuman 10 tahun dan pasal 351 (3 ) Penganiayaan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjar. Tutup Kapolres AKBP Bambang Satriawan,S.H., S.I.K, M.H.

Related Posts