Sat Reskrim Polres Kolut, Lakukan Rekontruksi Kasus Pembunuhan

Tribratanewspolreskolut.com – Kepolisian Resort (Polres) Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah melakukan rekonstruksi kasus penikaman yang menghilangkan nyawa Ketua DPRD Kolaka Utara (Kolut) (Alm) H. Musakkir Sarira. Reka ulang yang berlangsung Rabu (25/10/2017) tersebut menghadirkan tersangka yang tidak lain merupakan istri korban yaitu AEA.

Dalam reka ulang ini pelaku yang dinyatakan sebagai tersangka tunggal memperagakan 22 adegan di rumah jabatan (rujab) suaminya di Desa Tojabi Kecamatan Lasusua, Kolaka Utara. Prosesnya berlangsung tertutup di dalam rujab. “Maaf ya, jangan dilintasi garis polisi supaya proses rekonstruksinya berjalan dengan baik,” ucap Kapolres AKBP Bambang Satriawan,SH.SIK.MH kepada media Tribratanewspolreskolut.com.

Rekonstruksi berlangsung kurang lebih satu jam menghadirkan enam orang saksi. Disitu tersangka memperagakan penikaman yang membuat suaminya terbunuh. Kasat Reskrim Polres Kolut, AKP Muhammad Salman,SH.SIK yang dimintai keterangannya di lokasi menyebutkan ke 22 adengan yang diperagakan AEA itu hanya bukti pendukung. Proses penikaman terjadi pada adegan ke tujuh dan semua ini hanya untuk memperjelas bukti mengingat telah ada rangkaian sebelumnya.

“Keduanya cekcok karena urusan rumah tangga. Lalu diberi masukan oleh AEA namun tidak diterima korban hingga AEA ini terpancing emosi. Jadi motifnya lebih jelasnya nanti akan dikemukakan di persidangan,” ucap Salman.

Sementara itu, tiga anak tersangka dan korban yang sementara waktu tinggal disamping kiri rujab tersebut terus memberontak saat mengetahui ibunya ada di rujab.

Mereka menangis husteris sejak ibunya tiba di TKP hingga dikembalikan ke sel tahanan. “Ibu.. Ibu…,” begitu teriak anak korban yang tak diperbolehkan melihat ibunya sejak awal rekonstruksi hingga dikembalikan ke sel Polres Kolut.

Related Posts