Petugas Patroli Dishut Sultra Dikeroyok Perambah Hutan di Kolut

Tribratanewspolreskolut.com – Upaya penggerebekan pelaku perambahan Hutan Lindung (HL) di Desa Laleko Kecamatan Batu Putih Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) oleh Tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas Kehutanan (Dishut) Sulawesi Tenggara (Sultra) berujung penganiyayaan oleh pelaku ilegal loging. Tidak hanya itu, kendaraan mereka dirusak dan ditumbangkan kacanya.

Insiden ini berlangsung semalam pukul 20.00 wita (2/11) disaat pihak instansi itu melakukan patroli gabungan di zona HL utara Kolut itu. Saat menyisir wilayah tersebut, mereka menemukan satu unit truk merah yang sedang melakukan pengangkutan hasil perambahan. Surat-surat dan izinnya tidak ada hingga hingga dilakukan penyitaan sebagai barang bukti (bb).

Kapolres Kolut, AKBP Bambang Satriawan, SH.SIK.MH saat dikonfirmasi Tribratanewspolreskolut.com (3/11) membenarkan kejadian itu. Dijelaskan penghadangan petugas patroli saat bertolak meninggalkan lokasi membawa bb. Di jalan Trans Sulawesi setempat mobil Toyota Avanza merah maron dengan nomor polisi (nopol) DT 1943 BE yang ditumpangi beberapa petugas dikepung dan dirusak kurang lebih sepuluh orang bersajam hingga kaca jebol. “Dihadang di Lelewawo dan mereka (petugas) kemudian mengadu ke rumah kades setempat,” ucap.

Bukannya mereka merasa legah karena telah mengadu dan merasa aman di rumah sang kades. Dua orang warga bernama Justan bersama saudaranya mendatangi mereka dan langsung menghajar salah satu petugas bernama Herawan yang juga diikuti rekannya dengan cara dikeroyok hingga terkapar ke lantai. “Bengkak pipi dan punggung dan dikeroyok (dirumah kades) diduga lebih dari dua orang berdasarkan keterangan saksi para petugas,” ungkapnya.

Pihaknya lanjut dia sedang memburu para pelaku dengan memerintahkan Kapolsek Batu Putih AKP Jamaluddin Saho.S.Hi.MH Terkait penanganan lanjutan akan dikordinasikan ke pihak dishut sendiri mengingat instansi tersebut juga punya kewenangan tersendiri dalam menangani hal itu. “Tetap bb telah diamankan. Tinggal pihak provinsi apakah selanjutnya akan melimpahkan kewenangannya kepada kami untuk mengusut lebih lanjut,” pungkasnya.

Related Posts