Usai Menikah, Pelaku Pemerkosaan Kembali Dijemboskan ke Sel

Tribratanewspolreskolut.com – Sebut saja melati (17), warga Kecamatan Wawo Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) harus menjalani hari-harinya kedepan dengan menyandang status ibu hamil (bumil) muda yang sedang mengandung tanpa didampingi seorang suami. Ia baru saja dinikahkan semalam dengan sang suaminya yang berstatus tahanan sel Polres Kolut atas laporan sang orangnya mengadukan menantu barunya atas kasus pemerkosaan kepada Melati bulan lalu.

Kasat Reskrim Polres Kolut, AKP Muhammad Salman yang dikonfirmasi Tribratanewspolreskolut.com (7/11) membenarkan hal itu. Kamrullah izin meninggalkan sel tahanan semalam usai waktu Isya dengan niat akan melangsungkan ijab kabul dengan Melati di masjid raya Desa Pumbolo yang didampingi oleh Bhbinkantibmas setempat. Keduanya melangsungkan resepsi tersebut hanya didampingi oleh masing masing kedua orang tuanya. “Kita izinkan karena korban hamil hingga dinikahkan saja,” ucap Salman.

Beberapa menit kemudian usai melangsungkan ijab kabul, tersangka pemerkosaan itu langsung kembali dimasukkan ke sel tahanan. Kamrullah hanya punya kesempata  berkelanan keluar sel hanya saat itu saja. Proses hukum terus berlanjut disandang Kamrullah dengan ancaman atas tindakannya kepada Melati berupa pasal 81 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2014 perubahan Undang-Undang Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Kamrullah dijadikan tersangka setelah melakukan pemerkosaan dengan cara mencokoki miras lalu menggarap istri baru yang dinikahinya itu pada pukul 22.00 wita, Mei lalu di salah satu kosnya di Lasusua. Orang tua melati melaporkan pria warga Desa Mowewe Utara, Kolaka Timur (Koltim) itu setelah mengetahui perut sang putrinya buncit. Nasi sudah menjadi bubur, Melati harus merawat kandungannya hingga melahirkan tanpa didampingi sang suami.

Related Posts