Pada Setiap Senin Pagi Kapolres Kolut Ambil Apel Jam Pimpinan

Tribtatanewspolreskolut.com – Senin, 04/12/2017 bertempat di halaman Mako Polres Kolaka Utara berlangsung apel jam pimpinan yang dipimpin oleh Kapolres Kolaka Utara AKBP BAMBANG SATRIAWAN,SH,SIK,MH yang didampingi oleh Wakapolres, Para Kabag, Kasat, Kasi,KBO, dan dihadiri oleh seluruh Anggota Polres Kolaka Utara.

Dalam arahannya Kapolres Kolaka Utara AKBP BAMBANG SATRIAWAN,SH,SIK,MH mengucapkan terima kasih kepada anggota Polres Kolaka Utara karena sampai saat ini situasi kamtibmas Polres Kolaka Utara dalam keadaan aman dan terkendali. Kapolres juga mengajak seluruh anggota untuk selalu bersyukur kepada Tuhan atas segala nikmat yang diberikan kepada kita semua, sehingga bisa berkumpul untuk mengikuti apel pagi di Mapolres Kolaka Utara.

sebelum apel pagi dimulai, laporan para danton kepada pimpinan pengambil apel selanjutnya Kapolres memimpin berdoa diikuti personil agar terbukanya pintu hati dan pikiran, dan dilanjut dengan, pengucapan tribrata dan catur prasetya yang di ucapkan oleh personil yang di tunjuk dan di ikuti oleh personil lainnya.

Dalam arahannya, Kapolres Kolaka Utara menegaskan bahwa sekarang Kepolisian ikut terjun secara aktif dalam memantau dan mengawasi dana desa. Upaya tersebut untuk mewujudkan dana desa yang tepat sasaran, tepat guna, sekaligus terhindar dari penyelewengan. Anggota Polri yang menjabat sebagai kapolsek kini diberi tanggung jawab mengawasi penggunaan dana desa. Pemberian tugas itu merupakan hasil kesepakatan antara Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Mendagri Tjahjo Kumolo, dan Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

“Kapolres Kolaka Utara menginstruksikan kepada seluruh Kapolsek jajaran, khususnya melalui Babinkamtibmas untuk mengawasi dan memantau (dana desa),” tegas Kapolres. Pengawasan maupun pantauan bertujuan dana desa digunakan secara tepat dan benar. Supaya dana desa tepat sasaran, dan tepat guna, serta terhindar dari penyelewengan.

Dia menerangkan pengawasan pantauan permasalahan dana desa disepakati tunggal. Yaitu kapolsek dengan babinkamtibmasnya harus serius dalam pemantauan dan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan dana desa tak bisa dipandang sebelah mata.

Soal sanksi bagi anggota yang nakal, juga menjadi perhatian serius. Menurut dia, jika ada anggota Polri yang ikut bermain dalam penyelewengan dana desa, pihaknya akan menjatuhkan hukuman yang berat.
“Apabila ada petugas dari kepolisian yang ikut terlibat dalam bagi-bagi dana desa tersebut maka akan kami minta uangnya dan kami copot jabatannya,” ujar dia.

Related Posts