Ngomel Ditagih Hutang, Kepala Warga Kolut Dipukul

Tribratanewspolreskolut.com – Malang benar nasib IS (42), Ibu Rumah Tangga (IRT) warga Dusun IV Desa Ngapa Kecamatan Ngapa Kabupaten Kolaka Utara (Kolut). Ia terbaring tak berdaya di Puskesmas Lawolatu Kecamatan Nagapa ditangani medis usai dianiyaya lantaran belum melunasi hutangnya senilai Rp.100 ribu.Rabu 24 Januari 2018

Perutnya ditusuk dan kepalanya sobek dihantam kayu balok oleh perempuan bernama Ati (42). Pelaku mengaku hilaf lantaran korban dianggap banyak mengoceh saat ditagih oleh sepupuhnya, Dinar yang datang menagih haknya.

Kapolsek Ngapa, Ipda Adiyanto, SH membenarkan hal itu. Dijelaskan jika kepada IS sobek hingga ditangani medis dengan sepuluh jahitan menyatukan kulit kepalanya. Awalnya terang dia sang penagih yakni Dinar pukul 09.00 wita mendatangi rumah korban. Namun, utang yang disebut sudah setahun itu tidak kunjung dilunasi.

Korban disebut marah-marah ditagih oleh Dinar hingga mengusik sampai ke telinga Ati. Ia pun keluar rumah yang masih bertetangga dengan korbang mengambil alih arena. Perempuan itu saling berhadapan saling hujat hingga tangan Ati mulai gatal menarik sebuah kayu dolken di dekatnya dan menusukkan perut korban dan menghantamkannya dikepalanya. “Atinya mengaku hilaf karena korban marah-marah ditagih dengan alasan belum ada uang. Sementara barusan katanya jual kelapa tetapi tidak mau bayar,” ucap Ati kepada aparat.

Usai dihantam kayu, korban lantas ke Polsek dengan darah bercucuran di wajah yang dililit handuk. Aparat kemudian membawanya ke Puskesmas Latowu untuk dijahit sedangkan Ati ditahan di Polsek. “Hanya satu lukanya sobek yakni di kepala dan masih diinfus. Ati terancam pasal 351 ayat 1 KUHP,” pungkasnya.

Related Posts