KBO Sat Binmas Polres Kolaka Utara Menjadi Pembina Upacara Di SMPN 2 Lasusua

        Tribratanewspolreskolut.com – Kaur Bin Ops Sat Binmas Polres Kolaka Utara AIPDA Hamzah Basri menjadi pembina upacara pengibaran bendera di SMPN 2 Lasusua, Senin, 29 Januari 2018 pukul 07.00 Wita. Upacara bendera diikuti oleh Kepala Sekolah, Guru, Karyawan dan staf serta seluruh siswa.

Dalam amanatnya, AIPDA Hamzah Basri membacakan amanat tertulis dari Kasat Binmas Polres Kolaka Utara IPTU Wahidin Mide yang menyampaikan pertama-tama marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, yang pada waktu dan kesempatan ini telah melimpahkan karunia, taufik dan hidayah serta ridho sehingga kita dapat bersama-sama mengikuti upacara bendera  pada pagi hari yang cerah ini dalam keadaan sehat wal afiat.

Selanjutnya perkenankan kami menyampaikan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya kepada bapak kepala sekolah yang telah mengijinkan dan sekaligus menerima silaturahmi kami menjadi pembina upacara pada kesempatan ini.

Sebagaimana yang diketahui bahwa ranting kayu yang masih muda masih bisa diluruskan atau dibengkokkan. Tapi ranting kayu yang sudah tua, bila diluruskan atau dibengkokkan akan patah.

Generasi muda adalah generasi yang masih dalam masa pertumbuhan dan masa produktif. Generasi muda merupakan generasi penerus bangsa. Kemakmuran bangsa di masa yang akan datang bergantung pada generasi muda yang berakhlak, rajin, dan pintar. Oleh karena itu, negara dan masyarakat sangat berkepentingan dalam pendidikan generasi muda.

Penanaman karakter atau akhlak mulia akan lebih efektif bila dilaksanakan di masa muda. Karena efektifitas tersebut maka kewajiban belajar itu dilaksanakan pada usia muda pula.

Faktor keluarga sangat berpengaruh terhadap karakter generasi muda. Karena keluarga adalah lingkungan terkecil dan terdekat yang memiliki sentuhan langsung dengan anggota keluarganya. Seperti kata pepatah; buah jatuh tidak jauh dari pohonnya. Faktor lingkungan juga sangat berpengaruh terhadap karakter. Bila lingkungannya baik maka akan memupuk karakter yang baik untuk menjadi semakin baik. Faktor sekolah atau pendidikan formal juga sangat berpengaruh terhadap karakter generasi muda. Seseorang yang berpendidikan tinggi akan berbeda dengan yang berpendidikan rendah. Output pendidikan militer akan berbeda dengan kedokteran dan sebagainya.

Kami mencatat beberapa hal sebagai penyebab penurunan prestasi dan semangat belajar siswa, antara lain :

Pertama, kecanggihan teknologi informasi, tidak bisa kita pungkiri dan menutup mata bahwa memasuki abad 21 ini perkembangan informasi, teknologi komunikasi sungguh telah membawa kita masuk ke dalam jaman modern. Jaman super canggih yang menjadikan dunia ini terasa seperti sempit dan pendek. Pengaruh teknologi ini selain dimaksudkan untuk mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan umat manusia ke arah peradaban baru, di sisi lain tidak bisa dipungkiri timbul ekses negatif antara lain menjadikan kita cenderung malas dan juga arus informasi dan berita yang tidak sesuai dengan budaya dan peradaban kita yang terkadang bisa menyesatkan / hoax.

Hal ini harus kita sadari juga salah satu penyebab utama menurunnya prestasi belajar karena kondisi keamanan dan ketertiban telah terganggu.

Kedua, bahaya narkotika dan pergaulan bebas, berbagai kasus penyalahgunaan narkotika juga melanda kalangan generasi muda, dan di prop. Sultra. Kasus ini cukup tinggi menimpa kalangan pelajar / mahasiswa. Sesuai data hampir 50 % penyalahgunaan narkotika / obat-obat terlarang dan miras penggunanya adalah kalangan pemuda yang berumur 18–30 tahun. Pergaulan bebas memberikan dampak siswa tidak dapat melanjutkan sekolah karena pernikahan dini dan dapat juga rentan tertular penyakit menular seksual (pms). hal inilah yang cukup mengkhawatirkan bagi kalangan orang tua, para pendidik yang apabila kebiasaan-kebiasaan itu tidak ditinggalkan oleh para pelajar, mahasiswa, pemuda akan merusak mentalitas generasi penerus bangsa.

Sebelum saya mengakhiri arahan saya ini, perkenankanlah atas nama pimpinan Polres Bantul kami menyampaikan pesan-pesan yang khusus ditujukan kepada siswa/siswi yaitu disiplin adalah jalan menuju keberhasilan. Disiplin harus dimulai dari diri sendri dan dilaksanakan sekarang juga. Kedisiplinan dapat dibentuk melalui hal-hal berikut ini :

1. Bangun tidur sebelum subuh dan tidur jam sembilan malam.
2. Sarapan sebelum  ke sekolah. bawalah bekal air minum dan makanan dari rumah.
3. Pulang sekolah berganti pakaian dan istirahat sejenak di rumah.
4. Buatlah jadwal kegiatan agar dapat lebih mudah mengatur waktu.
5. Tulislah kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan.
6. Laksanakan evaluasi diri atas kegiatan-kegiatan yang telah dilaksanakan.
7. Jadikanlah kegiatan-kegiatan tersebut sebagai rutinitas sehari-hari.

Jadilah orang yang bertanggungjawab, karena orang yang bertanggung jawab adalah orang yang dapat diandalkan. Ia akan mendapat kepercayaan dan penghargaan serta penghormatan dari orang lain. Sehingga dapat mempermudah jalan menuju keberhasilan.

Jalani hidup dengan berpikir positif dan fokus terhadap hal positif yang ada dalam diri kita, jangan mudah terpengaruh hal negatif yang dapat membawa diri kita pada keburukan dan masalah. Jadilah diri sendiri karena hanya dengan menjadi diri sendiri kita tidak akan mudah terpengaruh terhadap pergaulan yang tidak baik. Beranilah untuk berkata tidak pada ajakan teman yang tidak benar.

Harapan kami ke depan semoga tercipta kondisi dan suasana yang aman, tertib, tentram di lingkungan kita dan wilayah Kab. Bantul pada umumnya, baik di lingkungan tempat tinggal maupun lingkungan sekolah. Dan marilah kita bangkitkan semangat untuk bekerja keras, belajar tekun, sehingga prestasi saudara-saudara nanti akan meningkat. Selamat belajar semoga sukses dan sampai bertemu di lain waktu.

Related Posts