Siswa di Kolaka Utara, Diduga Hina Para Guru di Medsos

Tribratanewspolreskolut.com – Seorang siswa kelas 11 Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Sekolah Menengah Atas (SMA) 1 disalah satu Kecamatan yang ada di  Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) berinisial D digarap aparat lantaran diduga menghina para guru dan mencemarkan nama baik sekolah lewat media sosial facebook. Status yang diunggah di akunnya yang bernada penghinaan itu discransuet sejumlah pihak dan ramai tersebar hingga panen hujatan.

Di status akunnya, D mengutarakan jika sekolahnya tidaklah bagus karena siswanya nakal-nakal imbas dari hasil didikan para guru-gurunya yang juga nakal. Menurutnya tipe semua guru SMA bertabiat serupa. Para siswa mana mungkin sukses kata dia jikalau muridnya melakukan kesalahan dihukum dengan cara dipukul dan dijemur. “Bagaimana bisa sukses kalau begitu…kayak (maaf) taiii,” ujar D sebagaimana status unggahannya.

Kapolsek Pakue Iptu Sainal Alimin,SE dikonfirmasi Tribratanewspolreskolut.com. membenarkan hal tersebut, Rabu (7/2). Para guru yang menerima hinaan khususnya di SMA 1 tersebut geram. Sang wali kelasnya pun melayangkan lembaran peryataan secara tertulis menyerahkan penanganan kasus tersebut ke dewan guru menindaklanjuti permasalahan tersebut karena dianggap mencemarkan nama baik sekolah dan para pendidik.

Laporan pengaduan dugaan penghinaan itu pun telah bergulir ke Polsek Pakue dan ditangani langsung pihak Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kolut untuk diselidiki lebih jauh. Pukul 10.00 wita aparat menyambangi sekolah melaksanakan monitoring atau penggalangan karena para guru SMA 1 tersebut mengancam mogok massal jika tidak ditangani lebih lanjut. “Kami dua kali mendatangi sekolahnya dan situasi belajar mengajar sudah berlangsung seperti biasa. Mereka mengancam mogok jika kasus tidak berlanjut,” beber kapolsek.

D selanjutnya diintrogasi aparat dengan dicerca sejumlah pertanyaan. Anak tersebut mengaku akunnya dibajak namun aparat tidak lekas percaya dan akan menelusuri akunnya terkait pernyataan tersebut. “Penanganannya berlanjut dan sudah saya limpahkan ke Reskim ditangani tim ahlinya untuk diselidiki kebenaran pengelakannya,” pungkasnya.

Related Posts