Kantor Kemenag Kolut Disatroni Maling

  Tribratanewspolreskolut.com – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kolaka Utara yang terletak di Desa Watuliwu Kecamatan Lasusua dibobol maling, Sabtu (17/2). Kejadian tersebut diperkirakan berlangsung disaat petugas jaga sedang tidak ditempat.

Alhasil, 11 perangkat elektronik berupa 9 leptop dengan rincian 5 merek Asus dan masing-masing satu Sony, Acer, Toshiba, HP,  sebuah hardisk external 1 TB serta handicam merek Sony raib malam itu. Maling tersebut memanfaatkan waktu kosong pengamanan yang diperkirakan sudah mengetahui saat kapan harus beraksi.

Kapolsek Lasusua Iptu Jamarin Riche yang dikonfirmasi mengutarakan jika kasus tersebut ditangani langsung Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kolut. Namun Kasat Reskrim AKP Mohammad salman SIK belum bisa dikonfirmasi. Akan tetapi berdasarkan informasi yang diterima Tribratanewspolreskolut.com dimana pelaku diperkirakan lebih dari satu orang.

Kantor tersebut memiliki penjaga dimana yang bertugas malam itu bernama Hasan dengan jadwal pengamanan mulai pukul 08.00 wita. Ia tercatat tiga kali meninggalkan pos penjagaannya yang dimulai pada pukul 17.00 wita untuk pulang mandi di rumahnya.

Saat kembali ke kantor pada Magrib pukul 18.00 wita, ia langsung menuju Masjid dan bergegas kembali dari rumah ibadah itu ke rumahnya lagi setengah jam kemudian atau pukul 18.00 wita. Hasan membuang waktu sekitar 3/2 jam dari pukul 18.30 tanpa mengamanan karena kembali berjaga pada jam 22.00 wita.

Namun rentan waktu saat itu diperkirakan belum ada kejadian yang merudung kantor kementerian itu hingga setiba di sana Hasan langsung tidur dan terbangun pukul 02.00 wita dini hari. Ia kemudian kembali lagi ke rumahnya dan nanti ke kantor lagi pukul 04.00 wita.

Mengetahui ruangan kosong melompong tanpa petugas jaga di interfal waktu sepi antara pukul 02.00 – 04.00 wita itu maling diperkirakan beraksi. Dibobolnya satu demi satu pintu ruangan memberondol leptop yang ada di sana. Hasan tidak menyadari ruangan sudah digarap dan kembali ke rumahnya pada pagi harinya.

Pembobolan itu baru diketahui Kepala Kemenag Drs. H. Baharuddin saat ditelpon sopir kantor bernama Hasruddin jika ruangan sudah dibobol. Ia bergegas ke kantornya pukul 08.00 wita beserta pegawai lainnya. Hasan ditelpon agar segera dikantor karena dia bertugas dan tidak tahu kalau semua pintu ruangan kantor sudah dibobol.

Bahar, sapaan Baharuddin yang dikonfirmasi mengutarakan jika selain 11 barang elektronik itu juga raib bersama data-data penting yang ada di dalamnya. Barang tersebut dijarah dari enam ruangan dimana semua kunciannya dibobol. “Saya tidak tahu pasti dari mana masuk karena semua pintu luar ada terali besinya. 6 ruangan dibobol dan tidak ada kerusakan lain kecuali pintu ruangan saja,” terangnya.

Yang berharga di leptop berupa data bendahara, data tunjangan guru, BMN hingga data haji. Terkecuali data bendahara hingga 2017 sudah direkap terkecuali dana BMN tidak ada yang tersisa. “Total kerugian kami diperkirakan Rp. 90 juta. Kami berharap pelakunya segera ditangkap serta diampuni dosanya dan mudah-mudahan semua data kantor bisa kembali lagi,” pungkasnya.

Related Posts