Jelang Puasa Ramadhan Polres Kolut, Gelar Oprasi Pekat Gabungan

  Tribratanewspolreskolut.com – Enam remaja yang terdiri dari tiga pasangan duet di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) terjaring razia aparat gabungan di kamar salah satu penginapan dan kamar kos di Kecamatan Lasusua pukul 21.00 wita, akhir pekan lalu. Mereka di gelandang ke kantor Polisi Resort (Polres) Kolut guna disirami pesan rohani oleh pihak Kantor Kemenag Kolut yang sudah stand by di tempat.

Dua diantara tiga pasang itu merupakan pelajar yang memilih merayakan kelulusan sekolahnya dengan memesan kamar penginapan bersama pasangannya bermalam minggu. Sementara itu satu lainnya yang pasangan prianya memilih kabur meninggalkan kekasihnya itu telah diketahui identitasnya.

Mereka masing-masing pria berinisial IR (18), warga Ujung Tobaku dengan lawan duet wanitanya DI (18) dengan KTP-El kelahiran Kolaka. Selanjutnya pria inisial PA (18) alamat Desa Pohu Kecamatan Rante Angin bersama pasangannya juga berinisial DI (17) warga Desa Ponggiha Kecamatan Lasusua. Sementara itu satu pasang lainnya yakni pria inisial HE (23) warga Pasar Lama dengan pasangan duetnya inisial PI (19) beralamat Desa Ponggiha.

Kabag Ops Polres Kolut, AKP Irwan Tahir, SE,M.Si, saat di temui oleh media Tribratanewspolreskolut.com. Mengungkapkan selain tiga pasang itu juga menggelandang enam orang lainnya di tiga cafe berbeda. Mereka terpaksa diamankan karena bepergian malam-malam tanpa kartu identitas dikantonginya

Mereka masing-masing Sukran (30) asal Pasampang, Onalisa (22) dari Suli dan Wiwi Handayani (31) asal Sorona. Berikutnya yakni Risky (22) dari Konawe, Salman (20) juga Pasampang dan Bastam (29) asal Lahabaru. “Dibawa semua ke Polres dan dibina. Bagi yang digrebek sekamar dipanggilkan orang tuanya masing-masing agar membawa pulang anak masing-masing,” ujarnya.

Operasi bertajuk Pekat Anoa 2018 itu melibatkan 10 personil Dinas Sosial (Dinsos), 6 Pol-PP serta 3 orang anggota TNI. Sasarannya tempat hiburan malam, perhotelan/penginapan serta rumah kos yang diduga dimanfaatkan menjadi tempat prostitusi, miras, narkoba dan lainnya menjelang Bulan Ramadan.

Related Posts