Kapolres Kolaka Utara, Hadiri Penutupan Perlatian SAR di Kolut

      Tribtaranewspolreskolut. – Kapolres Kolaka Utara AKBP Bambang Satriawan SH,SIK,MH, menghadiri acara Penutupan pelatian SAR yang diadakan oleh Basarnas Propinsi Kendari.

Sebanyak 59 orang dinyatakan lulus setelah mengikuti Pelatihan Potensi Search And Rescue (SAR) yang digelar Badan SAR Nasional (Basarnas) Kendari. Pelatihan itu melalui serangkaian kegiatan selama tujuh hari di Pantai Berova, Desa Pitulua, Kecamatan Lasusua, Rabu (9/5/2018).

Para relawan tersebut aktif menerimah materi selama pelatihan berlangsung. Mereka juga meyatakan siap membantu memberikan pertolongan jika sewaktu-waktu terjadi bencana di daerah itu.

Kepala Basarnas Kendari Djunaedi mengatakan, selama kegiatan pelatihan petensi SAR dilakukan, peserta terbanyak hanya ada di Kabupaten Kolut.

Di akhir sesi pelatihan, para peserta juga dijarai simulasi evakuasi yang benar, agar bisa mengurangi beban dan memberikan rasa akan kepada korban selama proses penyelematan berlangsung.

“Banyak pelajaran yang bisa didapatkan oleh potensi SAR selama pelatihan, diantaranya dasar penyelamatan dan pembacaan alat pertolongan serta mekanisme pertolongan menggunakan alat selam jika ada korban yang terjebak dalam lambung kapal,” teragnya.

Sementara itu, Bupati Kolaka Utara, Nur Rahman mengapresiasi pelatihan itu. Dia berharap, kegiatna ini dapat memberikan ilmu dan pengalaman secara tepat-optimal kepada peserta. Apalagi para potensi SAR ini merupaka misi kemanusiaan.

“Pemda Kolut berterimah kasih kepada Basarnas Kendari kerena telah memberikan pelatihan khusus kepada potensi SAR. Dengan memiliki kader SAR dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat setempat,” terang Nur Rahman.

Menurutnya, pelatihan ini bertujuan untuk membentuk mental dan menyamakan persepsi baik pola pikir maupun pola tindak ketika melaksanakan operasi SAR kedepan. Selain itu, dirinya juga meminta agar para potensi SAR ini terbentuk di setiap kecamatan.

“Kader yang sudah dilatih, dituntut untuk cepat tanggap darurat ketika bencana terjadi, khususnya di wilayah Kolut. Jadi lebih bagus jika ada keder di setiap kecamatan,” tandasnya.

Related Posts