Bulan suci Ramadan, aktifitas warga semakin meningkat. Tidak hanya meningkat dalam beribadah, juga dalam berniaga. Terlihat jual beli semakin ramai, terutama munculnya tradisi musiman pasar Ramadan yang menjual aneka kue takjil Ramadan. Akibatnya, jalanan rawan macet dan rawan tindak kriminalitas. Untuk itulah, Bhabinkamtibmas Batu Ampar Bripka Sawali rutin memantau keamanan kawasan pasar Ramadan, tak terkecuali pasar malam yang berada di Km 4 depat SPBU Batu Ampar. Minggu (28/5) sore kemarin, Sawali terlihat mengatur lalu lintas di Km 3, salah satu titik rawan kemacetan lalu lintas. Sebab, di situ ada pasar Ramadan di samping Masjid Al Mubarak yang selalu ramai dikunjungi warga yang mencari takjil buka puasa. “Ini merupakan pelaksanaan giat pengamanan pasar Ramadan. Sebab, banyak muncul pasar Ramadan menyebabkan kemacetan. Karena itulah, lalu lintas harus diatur dan warga harus tertib,” ujar Sawali, sora kemarin. Dia menambahkan, keramaian di bulan Ramadan sering dimanfaatkan pelaku kriminal untuk beraksi mencari mangsa. Karena itulah, warga diimbau selalu waspada pelaku kejahatan. “Bulan Ramadan jangan sampai menjadi korban kejahatan. Warga harus selalu waspada dan hati-hati. Kalau keluar atau ke pasar, ibu-ibu jangan memakai perhiasan yang mencolok karena bisa memancing pelaku kejahatan,” ujar Sawali. Tak hanya itu, dia juga mengingatkan warga untuk selalu teliti apabila mau meninggalkan rumah. Yakni tidak lupa memeriksa kondisi rumah seperti memastikan kompor mati, peralatan elektronik mati, tidak ada lilin atau obat nyamuk menyala. Hal itu untuk menghindari musibah kebakaran. “Kalau mau pergi, diperiksa rumah dan dipastikan aman dari kejahatan dan musibah kebakaran. Kalau pergi dalam waktu lama, titipkan rumah kepada tetangga atau Ketua RT. Semoga di bulan puasa ini tidak terjadi musibah kebakaran dan warga terhindar dari tindak kejahatan,” tegas Sawali.

  Tribratanewspolreskolut.com – Bulan suci Ramadan,  aktifitas warga semakin meningkat. Tidak hanya meningkat dalam beribadah, juga dalam berniaga. Terlihat jual beli semakin ramai, terutama munculnya tradisi musiman pasar Ramadan yang menjual aneka kue takjil Ramadan. Akibatnya, jalanan rawan macet dan rawan tindak kriminalitas.

Untuk itulah, Bhabinkamtibmas Polsek Ranteangin Brigadir Haerul rutin memantau keamanan kawasan pasar Ramadan, Selasa (22/5/18) sore kemarin, Haerul terlihat mengatur lalu lintas di depan pasar Desa Walasio yang sebagai desa binaanya , salah satu titik rawan kemacetan lalu lintas. Sebab, di situ ada pasar Ramadan di samping Masjid Al Mubarak  yang selalu ramai dikunjungi warga yang mencari takjil buka puasa.

“Ini merupakan pelaksanaan giat pengamanan pasar Ramadan.  Sebab, banyak muncul pasar Ramadan menyebabkan kemacetan. Karena itulah, lalu lintas harus diatur dan warga harus tertib,” ujar Haerul, sora kemarin.

Dia menambahkan, keramaian di bulan Ramadan sering dimanfaatkan pelaku kriminal untuk beraksi mencari mangsa. Karena itulah,  warga diimbau selalu waspada pelaku kejahatan. “Bulan Ramadan jangan sampai menjadi korban kejahatan. Warga harus selalu waspada dan hati-hati. Kalau keluar atau ke pasar, ibu-ibu jangan memakai perhiasan yang mencolok karena bisa memancing pelaku kejahatan,” ujar Haerul.

Related Posts