Masjid Desa Tojabi Menjadi Sasaran Kasat Lantas Polres Kolut, Untuk Berdakwa Hikmah Puasa Ramadhan

Tribratanewspolreskolut.com – Senin malam tanggal 28 Mei 2018, setelah melaksanakan Sholat Isya berjamaa di Masjid Desa Tojabi Kecamatan Lasusua Kanupaten Kolaka Utara, Kasat Lantas Polres Kolaka Utara IPTU Muh Asyurah Majid, SH membawahkan Dakwa ceramah sebelum melaksanakan Sholat Taraweh berjamaa.

Kasat Lantas dengan lantang dan dan kelihatan gagah dengan mengunakan pakain dinas Kepolisian menjelaskan dalam ceramahnya tentang ” HIKMAH PUASA RAMADHAN” Sebagai satu ibadah wajib, puasa Ramadhan dapat diambil beberapa hikmah darinya. Salah satu diantaranya telah disebutkan di dalam artikel sebelumnya mengenai ceramah agama Islam tentang puasa dan hikmah puasa. Di dalam artikel ini akan kembali disebutkan ceramah agama Islam tentang puasa Ramadhan mengenai beberapa hikmah puasa Ramadhan yang lainnya.

Sejatinya, sekecil apa pun yang ada dalam kehidupan setiap manusia adalah nikmat yang telah diberikan Allah Swt. Setiap nikmat tersebut memang harus disyukuri. Kalau tidak maka kita akan menjadi manusia yang kufur nikmat.

Di dalam menjalankan ibadah puasa, kita diajarkan untuk merasakan bagaimana rasa lapar dan haus karena tidak adanya makanan yang kita makan. Dengan ini, di kala kita menghadapi makanan di saat berbuka, sudah selayaknya ada rasa syukur akan nikmat makanan yang telah diberikan Allah kepada kita tersebut.”ucap kasat lantas dalam ceramahnya”

Lanjut Kasat Lantas tidak semua manusia memiliki kemampuan untuk selalu merasakan makanan yang enak setiap hari. Jika kita tergolong orang yang selalu diberikan kemudahan untuk itu, maka sudah sepatutnya rasa syukur selalu kita panjatkan kepada Allah. Inilah ceramah agama Islam tentang puasa dari satu hikmah puasa ini.

Dalam puasa, kita diminta untuk mampu mengendalikan jiwa kita, termasuk hawa nafsu dan juga syahwat. Tentu hal ini tidak mudah dilakukan bagi semua orang kecuali orang-orang yang selalu merasa diawasi oleh Allah Swt.

Kemudian, dalam suasana yang sedang menahan hawa nafsu tersebut, kita akan disibukan pula dengan mengingat Allah dan juga segala bentuk perbuatan baik. Sebaliknya, kita tidak hanya disibukan dengan perkara dunia seperti mengenai hal makanan atau syahwat kepada pasangan.

Dengan ini, kita dapat lebih mendekatkan diri kepada Allah, menjadikan hati lebih lembut dan tak mengeras serta selalu menyibukan diri dengan mengingat Allah. Pikiran kita akan terbawa untuk selalu bertafakkur kepada Allah. Inilah ceramah agama Islam tentang puasa yang lain dari hikmah puasa.

Ada banyak sekali contoh perbuatan maksiat, sebut saja tidak mampu menjaga lisan seperti dusta, ghibah, dan adu domba. Selain itu, kemaksiatan juga dapat bentuk lalai dalam menjalankan ajaran atau perintah Allah seperti salat lima waktu dan menutup aurat dengan sempurna bagi wanita.

Di bulan Ramadhan ini, tentu saja jika kita menjalankan puasa dengan benar maka kita akan menghindarkan diri dari perbuatan maksiat ini. Dengan harapan bahwa puasa yang kita jalankan tidak hanya membuat diri kita mendapatkan lapar dan dahaga saja.

Dengan ini, kita akan terhindar dari melakukan perbuatan maksiat. Bahkan, kita akan memiliki motivasi yang lebih tinggi untuk melakukan lebih banyak perbuatan baik dalam hal ibadah dan yang lainnya. Kita akan lebih banyak membaca Alquran, lebih suka bersedekah, memperbanyak salat sunah, lebih mencintai masjid dengan banyak datang ke sana, atau ibadah yang lainnya.

Sungguh, jika kita mencoba untuk memikirkan, pastilah akan ditemukan begitu banyak hikmah dari ibadah puasa tersebut. Yang disebutkan di dalam dua artikel ceramah agama Islam tentang puasa Ramadhan mengenai hikmah puasa ini hanyalah sebagian kecil saja. Tentu masih ada banyak hikmah puasa lainnya yang diambil dari ceramah agama Islam tentang puasa yang lain.

Di akir ceramah nya Kasat lantas Polres Kolaka Utara IPTU Muh Asyura Majid, SH, juga berpesan kepada para jamaa Shlat Tarawih “Agar jamaah turut peduli dengan lingkungannya, bila ada orang asing yang kos ataupun kontrak segera lapor pada ketua RT, hindari menyebarkan berita HOAX melalui medsos, dan warga harus lebih selektif untuk tidak mudah percaya dalam menerima berita yang beredar di masyarakat,” Jelas Kasat Lantas.

Timbulnya kesadaran diri untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kesatuan dan keamanan dalam masyarakat diharapkan akan tercipta situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Related Posts