Kapolres Pimpin Rapat kordinasi Lintas instansi, Rencana Pengamanan Operasi Ketupat 2018

  Tribratanewspolreskolut.com – Jalan Trans Sulawesi yang menjadi jalur utama menuju Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Tengah (Sulteng) di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) dipastikan akan mengalami peningkatan mobilitas lalu-lalang kendaraan pada musim mudik lebaran Ramadhan ini. Rute yang membentang sepanjang 729,28 kilometer (km) itu akan didirikan tiga posko induk yang melibatkan 214 petugas pengamanan.

Rapat kordinasi (rakor) lintas instansi rencana pengamanan operasi itu telah dilangsungkan di Mapolres Kolut yang dipimpin langsung Kapolres, AKBP Bambang Satriawan,SH,SIK,MH  Selasa (5/6/18). Mewakili Pemkab dihadiri Asisten I, Zainuddin, Kajari Andi Fahruddin,SH dan Danramil Lasusua, Kapten Inf. Basir serta dari satuan tugas dari Dishub, Pol PP hingga personil BPBD Kolut.

Kapolres Kolaka Utara AKBP Bambang Satriawan,SH,SIK,MH, berharap pengamanan dalam rangka mudik lebaran ini berjalan tertib dan terkendali agar warga yang melakukan perjalanan baik secara indifidu atau bersama keluarga sampai di tujuan dengan selamat. 100 personil tersebut kata dia terdiri dari jajarannya yang didukung dengan personil dari satuan mitra polri baik dari TNI, Dishub, Pol PP, Damkar, BPBD, Dinkes dan PMI dan lainnya.

Tiga pospam akan berdiri di batas kabupaten antara Kolaka-Kolut yakni di Kecamatan Wawo, Dermaga angkutan very (Tobaku-Siwa) di Kecamatan Katoi serta di Kecamatan Tolala yang menjadi batas wilayah Kolut-Lutim (Sultra-Sulsel). “Bagi para pemudik yang mengalami kendala dalam perjalanan silahkan mendekati pospam terdekat atau di polsek masing-masing wilayah,” ucapnya.

Untuk pengamanan, titik-titik yang menjadi pusat keramaian baik di pasar-pasar hingga perbankan juga akan menjadi pantauan intens petugas. Beberapa peluang kejahatan semisal curanmor, penganiyayaan, anirat, kebakaran hingga macet memungkinkan terjadi karena jumlah pengunjung meningkat.

Guna menjaga kamtibmas di seluruh wilayah tugasnya, beberapa upaya aparat berupa deteksi dini bakal berlaku. Di pelabuhan Tobaku misalnya, dalam beberapa waktu kedepan akan mengalami peningkatan penumpang guna melakukan perjalanan teluk menuju Sulsel. Petugas keamanan dalam areal itu setidaknya hadir dan tingkat pengamanannya bakal ditingkatkan guna mencegah hal yang tidak diinginkan.

Related Posts