Ramadhan Tiba, Polisi Wanita di Kolaka Utara Berbagi Dengan Kaum Duhafa Dan Fakir

      Tribratanewspolreskolut.com – Polisi Wanita ( Polwan ) Polres Kolaka Utara menggelar aksi bakti sosial dalam rangka HUT ke-27 Bhayangkara, Jumat (08/6) Kemarin sore. Bakti sosial tersebut difokuskan di wilayah Kecamatan Lasusua.

Bakti sosial beru­pa pemberian paket sembako kepada kaum duafa. ”Ini sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat dalam meningkatkan derajat masyarakat kurang mampu. Sekaligus menciptakan sitkamtibmas yang kondusif di wilayah Polres Kolaka Utara,” kata Brigadir Asnindar Nisuar,  SH.

Berbagi bersama kaum duafa di bulan suci Ramadan, menurutnya bisa meningkatkan keimanan dalam menjalani ibadah puasa. Sedangkan masyarakat yang menerima bantuan agar bisa dimanfaatkan untuk keperluan sehari-hari. ”Bantuan ini agar bisa dimanfaatkan ya ibu selama menunaikan ibadah puasa,” pesannya.

Selain memberikan bantuan, para Polwan Polres Kolaka Utara juga memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan dengan menggelar program Police Goes Pesantren atau Polisi Sambangi Pesantren. Pondok pesanteren (Ponpes) Hidayatullah, Kecamatan Lasusua menjadi salah satu yang disambangi, Sabtu (26/56)lalu.

”Police Goes to Pesantren merupakan salah satu program pendidikan kemasyarakatan (Dikmas) dari jajaran Polwan yang bertugas di fungsi Satlantas. Program ini pada tahun lalu pernah dilakukan. Tujuannya untuk mengimbau para santri dan santriwati agar dapat selalu mendukung pelaksanaan program keamanan, ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar) dalam berlalu lintas,” ujar Brigadir Asnindar Nisuar,  SH, selaku ketua team Polwan Polres Kolut.

Melalui program ini juga, diharapkan para santri dan santriwati bisa menjadi pelopor dalam keselamatan berlalu lintas. Jadi imbauan agar pengguna jalan bisa tertib dalam berlalu lintas tidak hanya tugas dari polisi lalu lintas saja.

Apalagi seperti sekarang ini, meski dalam kondisi sedang Ramadan, tidak berarti hal-hal yang menjadi kewajiban dalam mengemudikan kendaraan bermotor jadi hilang. Misalnya, tetap harus menggunakan helm standar yang sudah mendapatkan sertifikasi dari pemerintah. ”Kami juga berharap pengguna kendaraan bermotor bisa menjaga kelancaran lalu lintas dengan tidak melanggar rambu lalu lintas,” jelasnya.

Related Posts