Bentrok Antar Warga Lapai dan Lawolatu di Kolut, Satu Orang Jadi Korban

  Tribratanewspolreskolut.com – Puluhan warga Kelurahan Lapai dan Desa Lawolatu Kecamatan Ngapa Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) terlibat pertikaian pukul 23.00 wita, Minggu (9/9). Hal ini dipicu tindakan pemalakan dan penganiyayaan seorang pengendara dari salah satu desa itu di malam hari.

Kasubag Humas Ipda Yospin Saat di temuai awak media Tribratanewspolreskolut.com menjelaskan kronologis kejadian ini bermula disaat seorang warga lorong Bone Desa Lawolatu Kecamatan Ngapa bernama inisial ”M” hendak pulang ke rumahnya dengan mengendarai motor seorang diri d malam hari. Tiba-tiba di jalan, ia dicegat oleh seorang pria bernama ”W” menghentikan motornya. “Kunci motor ”M” direbut dan meminta uang tetapi tidak diberi,” kata Ipda Yospin, Senin (10/9).

Lel ”W” tiba-tiba melayangkan tinju ke wajah ”M” dua kali secara beruntun. Merasa terancam, ”M” berlari meminta pertolongan menuju ke rumah warga desanya bernama Andi akbar. Ia mengadu jika menyelamatkan diri karena usai dipukuli di jalan. Dan lel ”W” menyusul korban ke rumah Andi Akbar memaki-maki di depan rumah dengan kata-kata kotor. Pemilik rumah menahan ”W” dan menyuruhnya pulang,” tuturnya.

Belum puas diri menganiyaya korban, Lel ”W” kemudian kembali lagi ke rumah Andi Akbar dengan membawa dua buah parang hingga diburu empat orang rekan ”M” hingga melarikan diri ke Lapai.

Lel ”W” kemudian kembali lagi dengan mengikutkan 60 an warga setempat menyerang rumah Andi Akbar dan melempari rumah ”M” dengan batu. Tidak tinggal diam, di pihak Andi Akbar juga membalas serangan dengan hujan batu hingga diantaranya alami luka. “Personil Polsek Ngapa tiba di Lokasi dan memberikan tembakan peringatan membubarkan massa,” ujarnya.

Informasi dari aparat kepolisian, lel ”W” mengalami luka robek pada bagian hidung akibat terkena batu dan lel ”M” sendiri mengalami lukanya karena sayatan parang dari lel  “W”. dan Lel ”W” serta  lel ”M”  telah diamankan di Mapolsek Ngapa guna peroses penyidikan lebih lanjut.

Hinga sampai terbit berita ini pihak dari Kepolisian masih mengadakan pendekatan untuk mengupayakan pencegahan agar  permasalahan tersebut tidak meluas yang melibatkan dari toga, tomas, todat dan pihak terkait di Kecamatan Ngapa terutama pada ke dua desa tersebut.

Related Posts