Ujung Badik, Tewas Kan Lelaki di Kolaka Utara

  Tribratanewspolreskolut.com – Tiga lubang diperut dan satu dipinggang akibat koyakan senjata tajam jenis badik membuat nyawa Arifuddin (40), warga Desa Lelehao Kecamatan Watunohu Kababupaten Kolaka Utara (Kolut) tidak terselamatkan. Ia ditikam di atas motor oleh pria bernama Hendrik (21) warga Desa Sapoiha Kecamatan Watunohu pukul 19.30 Wita, Kamis (13/9).

Arifuddin seketika tersingkur ke jalan dan Henrik melarikan diri. Petugas yang berhasil membekuk pelaku dalam pengejaran di Desa Tolala Kecamatan Tolala melumpuhkan Hendrik dengan sebutir timah panas bersarang di betis kiri saat mencoba kabur.

Saat dikonfirmasih oleh media Tribratanewspolreskolut.com Kapolres Kolut, AKBP Bambang Satriawan melalui Kasubag Humas Ipda Yospin, Jum’at (14/9) menjelaskan, Arifuddin usai ditikam masih sempat dilarikan ke RS Djafar Harun setelah tidak mampu ditangani oleh pihak Puskesmas Lawolatu. “Meninggal pukul 20.57 wita semalam (Kamis, red) dengan tiga tikaman di perut dan satu di pinggang,” beber Yospin.

Kronologis kejadian diterangkan jika korban semalam memang dibuntuti oleh pelaku yang diboneceng oleh rekannya bernama Afis menggunakan sepeda motor. Arifuddin diberhentikan di belakang pasar Lapai Desa Beringin Kecamatan Ngapa. Tiba-tiba, pelaku turun dari kendaraan dan memukul kepala korban. Tidak cukup itu, Hendrik seketika menghinus badik yang terselip di saku belakangnya dan mengayunkan berkali-kali mengoyak badan korban dengan cepat. “Pelaku langsung kabur dan warga yang melihatnya langsung membawa korban yang sudah bersimbah darah lemas terbaring,” ujarnya.

Satreskrim dan Satintelkam Polres Kolut langsung terjun ke wilayah utara Kolut melakukan pengejaran dan penyisiran wilyah terhadap tersangka yang mencoba kabur hingga pukul 24.00 wita. Tidak hanya itu BKO Satsbhara Unit Patroli Polres Kolut, Polsek Kodeoha dan Pakue bergabun dengan Polsek Ngapa melakukan pengamanan rumah korban dan tersangka karena telah ada laporan akan saling balas dari kedua pihak. “Tiba di Tolala personil langsung diploting tiga blok untuk menyisir dan mempersempit geralan pelaku karena daerah ini batas wilayah Sultra di Kolut,” ucapnya.

Tersangka terciduk di salah satu tempat di Desa Tolala oleh tim peyisir yang terdiri dari Ipda Dwi Arif, Aiptu Agus, Aiptu Aris, Brigadir Najamuddin dan Brigadir Ihsan pukul 02.00 wita (enam jam setelah kejadian), Jum’at (14/9). Aparat melunakkannya dengan tembakan di kaki pelaku karena mencoba melawan dan berusaha melarikan diri. “Tersangka sudah diamankan di kantor (polres) dan korban diserahkan ke pihak keluarga. Motifnya masih dicari tahu dan masih dilakukan pengembangan dalam penyelidikan,” tutup Ipda Yospin kepada Tribratanewspolreskolut.com pagi ini.

Related Posts