Cucunya Berusia 6 Tahun,di Cabuli Oleh Kakek Tiri

  Tribratanewspolreskolut.com – Sebut saja Melati (6) gadis warga Kecamatan Lambai Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) diduga digarap Kakek tirinya bernama ”AA”. Mirisnya, pria bejat itu setelah mengolah cucunya dengan menghargainya dengan uang Rp. 2 ribu rupiah.

Kapolsek Rante Angin, Ipda Agustian Rante Parabang,SH, saat di konfirmasi oleh Tribratanewspolreskolut.com  menjelaskan, kejadian memalukan itu baru terungkap setelah Melati mengadukan itu ke ibunya sebut saja bernama Lisa. Si kecil merasakan kesakitan pada bagian kemaluannya saat buang air kecil. Mendengar anak meradang, Lisa penasaran dan bertanya langsung ke buah hatinya dengan pertanyaan menjurus. “Siapa yg kasi ‘begitiki’ nak. Korban mengatakan bapak tua lelaki ”AA”. Dibaringkan dan dikasi begitu,” ujar Kapolsek mengutip keterangan Lisa, Jum’at (20/9).

Mendengar penuturan sang anak, Lisa murka. Ia bergegas menuju Polsek Rante Angin melaporkan Lel ”AA”. Aparat kepolisian Polsek ranteangin bergerak mencari pelaku yang kebetulan berusaha meninggalkan Rante Angin menuju Kabupaten Kolaka menggunakan mobil sewa. Kades di tempat tinggal korban kemudian diminta menghubungi sang sopir yang kebetulan warganya.

Setelah menghubungi sang sopir jika ada perkara demikian, sang sopir tetap melajukan kendaraan tanpa menyampaikan ke pelaku hingga sampai ke terminal Kabupaten Kolaka. Kanit Polsek Rante Angin selanjutnya melakukan koordinasi ke pihak Polres Kolaka. “Tiba di Terminal aparat Polres Kolaka sudah stand by dan langsung meringkus pelaku saat turun dari kendaraan dan menggiringnya ke markas mereka,” tuturnya.

Usai penangkapan itu pelaku digiring ke Kolut dan dijebloskan ke sel tahanan Polres Kolut. Dari keterangan sementara jika ayah tiri Lisa itu menggarap korban bulan ini. “Belum lama, hanya kita masih mencari tahu jelasnya hari apa karena pelaku lupa. Perkiraan masih minggu ini dilakukan,” ujarnya kepada Tribratanewspolreskolut.com.

Lel ”AA” diketahui mencabuli cucu tirinya itu pada momen hari pasar di desanya. Kebetulan tidak ada orang hingga otaknya dirasuki niat cabul kepada sang cucu. Pelaku mengakui perbuatan itu yang alasan dan penyebabnya juga masih diselidiki aparat. Untuk sementara sembari menanti hasil penyelidikan, Lel “AA” diancam Pasal 81 Ayat 1 Jo Pasal 76d Sub pasal 82 ayat 1 Jo 76e Perlindungan Anak berupa tindak kekerasan seksual. “Maksimal 15 tahun penjara dan denda maksimal 5 miliar,” pungkasnya.

Related Posts