Kapolres Datangi Lokasi Bencana Angin Putting Beliung

        Tribratanewspolreskolut.com – Angin puting beliung memasuki musim pancaroba saat ini di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) mulai beraksi menyasar empat rumah dan satu sekolah semalam pukul 22.00 wita, Senin (26/11). Situasi mencekam ini berlangsung pada tiga desa berbeda disaat aliran listik di wilayah tersebut dalam keadaan padam.

Adapun rumah yang digarap puting beliung di Desa Lametuna Kecamatan Kodeoha tersebut yakni milik H.indo Engka (70), H.indo Iya (40) dan kediaman H. Lengga (50). Selain rumah, gedung sekolah Aliyah Yayasan Pesantren Muslim Mujtahid Desa Sawangaoha dua ruangannya rusak berat.

Kerugian yang dialami ketiga korban diperkirakan milik H. Indo Engka alami kerugian Rp. 15 juta, H. Indo Iya juga sebesar rp. 15 juta dan H. Lengga Rp. 7 juta. Sementara untuk bangunan sekolah kerugiannya ditaksir Rp. 60 juta. “Puting beliung menyasar semua atap rumah dan terparah gedung sekolah. Tidak ada korban jiwa,” ujar Kapolres Kolut, AKBP Susilo Setiawan SIK, bersama dengan Wakapolres Kompol Robert Silas Boroh, S.Sos, Kabag Ops AKP Irwan Tahir, SE, M Si, Kasat Binmas AKP Hasanuddin, Kasat Sahbara AKP Muzadin, Kasat Intelkam IPTU Muh Saleh, SM, Kapolsek Kodeoha IPDA Haeruddin, SH di lokasi kejadian,saat di temui oleh awak media Tribratanewspolreskolut.com Selasa (27/11).

Adapun di Desa Powalaa Kecamatan Pakue Tengah tepatnya di Dusun IV puting beliung juga menyasar atap rumah Saripudding (34). Atap rumahnya digarap angin ekstrim itu pukul 20.00 wita. Dari kisah para penghuni rumah, saat keadaan listrik padam itu atap rumahnya bergetar dan beterbangan yang bahkan terangkat seketika berpindah posisi. Para pemiliknya seketika berhamburan keluar rumah disaat hujan juga mengguyur malam itu.

Saat ini proses pendataan rumah warga akibat puting beliung tersebut masih dalam proses pendataan lebih lanjut yang memungkinkan ada tambahan. Yang jelas, tidak ada korban jiwa akibat musibah tersebut dan hanya kerusakan fisik bangunan.

Related Posts