Tak Kunjung Ditemukan, Tim Gabungan SAR,Polri dan Masyarakat Hentikan Pencarian Korban Hilang di Laut

    Tribratanewspolreskolut.com – Selasa (02/07/2019) pukul 10.00 wita Tim SAR gabungan polri dan Masyarakat menghentikan pencarian terhadap Nelayan yang diduga tenggelam terseret arus di teluk bone tepatnya di Kabupaten Kolaka Utara.

“Setelah melakukan pencarian selama 7 hari sejak rabu (26/06/9) pagi, pencarian kami hentikan terhadap Rustam (60) warga Desa Pitulua Kecamatan Lasusua yang diduga hilang dan tenggelam di Teluk Bone,” kata Kapolres Kolaka Utara AKBP Susilo Setiawan, Sik, yang di wakili oleh Wakapolres kolaka utara Kompol Nurdin, S.Sos.,M.M,.

Keputusan ini berdasarkan hasil koordinasi dengan keluarga korban dan pihak/unsur terkait yang terlibat mengingat hingga seminggu tidak berhasil ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Semua pihak sudah sepakat untuk menghentikan proses pencarian.

Tim SAR gabungan dari, Kepolisian dan masyarakat setempat telah melakukan pencarian disepanjang aliran teluk bone hinga sampai perairan Malili Kabupaten Luwu Timur Propoinsi Sulsel, dari lokasi kejadian hingga sekitar pantai tempat ditemukan kapal milik Lel Rustam.

“Sebelumnya tim rescue diterjunkan ke lokasi kejadian usai menerima laporan sekitar 30 menit kemudian setelah kejadian. Kendala yang kami hadapi selama seminggu pencarian ini adalah cuaca tidak mendukung dan ombak mencapai ketinggian sekitar 2 meter dan angina kencang, beberapa hal ini sangat menyulitkan kami dalam menemukan keberadaan korban,” tambahnya.

Diketahui bahwa seminggu yang lalu, Rustam keluar melaut dengan menggunakan jalloro warna kuning kombinasi biru, dan sekitar jam 17.00 wita perahunya ditemukan di sekitar Dusun Lanipa Desa Sulaho Kecamatan Lasusua dan Desa Lambai Kecamatan Lambai Kabupaten Kolaka Utara, namun Rustam belum di temukan dan diduga hilang. Pungkas Kompol Nurdin

Related Posts