Operasi Patuh Berakir, Sat Lantas Polres Kolut Tindak 497 Pelanggar

    Tribratanewspolreskolut.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kolaka Utara (Kolut), Sulawesi Tenggara (Sultra) menjaring sebanyak 497 pelanggar lalu lintas selama operasi patuh 2019. Dari jumlah itu, pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm mendominasi pelanggaran.

Kepala Satuan (Kasat) Lantas Polres Kolut, Iptu Muh Ansar Ali melalui Paur Subag Humas Polres Kolut AIPDA Hari Hermawan, SH menyebut sebanyak 222 pelanggar tidak menggunakan helm, 66 pelanggar di bawah umur serta pelanggar safety belt 84 orang. Selebihnya melawan arus, pengemudi menggunakan handphone saat berkendara, dan tidak mempunyai kelengkapan lainnya seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan tidak mempunyai Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Selama operasi patuh 2019, pelanggar paling banyak pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm dan penggendara di bawah umur,” kata Paur Subag Humas AIPDA Hari Hermawan,Kamis (12/9/2019).

Lanjut Hari, dalam operasi tersebut anggota yang bertugas lebih banyak melakukan operasi hunting system di beberapa jalan raya di 15 kecamatan, dan sebagai bentuk mewujudkan masyarakat yang tertib dan patuh hukum lalu lintas.

“Paling sering kita melaksanakan operasi hunting system, kalau stasioner juga dilaksanakan tapi hanya sekali-sekali,” ujarnya.

Dengan berakhirnya operasi patuh 2019, paur subaghumas berharap agar masyarakat pengguna jalan bisa lebih taat dan patuh terhadap peraturan lalu lintas. Sehingga keamanan dan keselamatan di jalan raya bisa terjaga.

“Meski operasi patuh sudah berakhir, masyarakat harus lebih tertib lagi berlalu lintas,” ujarnya.

Related Posts