Seorang Pria Meninggal Tersengan Kontak Babi

  Tribratanewspolreskolut.com – Tasmin (40) warga Jalan Memet Kelurahan Songka Kota Madia Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel) ditemukan tewas di Dusun V Toli-Toli Desa Rante Limbong Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara (Kolut), Selasa (10/9) sekira pukul 09.00 wita. Korban terbaring kaku di kebun milik Juma’ bin Jeba dengan sejumlah luka bakar tubuh dan muka kehitam-hitaman. 

Berdasarkan keterangan Kadus Toli-Toli, Baharuddin kepada Tribratanewspolreskolut.com jika korban pertama kali ditemukan oleh pemilik kebun yakni Juma bin Jeba saat hendak menyemprot hama rumput tanaman jagung yang baru saja dipanen. “Jemur cengkih dan jagung yang baru saja di panen. Pak Juma kemudian berangkat ke kebun bawa tangki penyemprot rumput karena cuaca dilihat cerah,” ujarnya kemarin. 

Tidak lama kepergiannya di kebun, Juma berlari kembali ke rumah jika ada orang meninggal ditemukan di kebunnya. Korban terperangkap kontak babi yang diaktifkan dari rumahnya pada malam. Juma melaporkan hal itu ke Polsek Lasusua hingga diminta tetap ditempat sembari dimintai keterangan. 

Kapolsek Lasusua, IPTU Jamarin Riche saat dikonfirmasi mengatakan jika Tasmin yang merupakan warga Palopo datang ke Kolut dan bertempat tinggal di Dusun II Rante Limbong dengan keluarganya. Ia ke Bumi Patampanua itu mencari rejeki sebagai pekerja bangunan dan lainnya. “Semalam ia pergi cek pancing belut yang dipasang di sungai dekat kebun Juma bersama empat temannya. Mereka berpencar dan waktunya pulang korban dicari dan tidak ditemukan,” tuturnya. 

Ketiga rekannya pun terlebih dahulu kembali dan berpikir korban sudah mendahului atau singgah di rekan kenalannya. Karena tidak kunjung sampai ke rumah, pencarian hingga pagi harinya dilakukan dan ditemukan Juma kaku di kebunnya. 

Kapolsek mengira-ngira kemungkinan korban malam itu hendak pulang dengan mengambil jalan pintas lewat Dusun V mengingat dekat dengan pemukiman. Namun disaat itu korban rupanya diduga tersandung kontak babi tersebut lalu tersungkur meniarapi kabel telanjang yang melintang. “Kedua kaki dan tangan luka bakar dan di wajah agak menghitam. Mungkin saat tersandung kabel jatuhnya tepat di kabel itu juga,” imbuhnya. 

Mayat Tasmin hingga pukul 12.00 wita telah diamankan di kamar jenazah BLUD Djafar Harun dan Juma untuk sementara diintrogasi petugas sebagai saksi utama dan juga pemilik kebun yang dipasangi setrum listrik. “Kami lakukan penyelidikan dan jenazah korban sudah ditemui keluarganya di RS,”

Paur Subag Humas Polres Kolaka Utara AIPDA Hari Hermawan menjelaskan bahwa sekarang Lel Juma Bin Loba, sudah ditetapkan Tersangkas oleh Sat Reskrim Polsek Lasusa, karna lelaki Juma berdasarkan alat bukti yang cukup diduga kuat melakukan tindakan PidanaPembunuhan atau karena salahnya menyebabkan matinya orang, dan mengoprasikan instalasi tenaga listrik tanpa sertifikat laik oprasi.

Lanjut Hari dengan cara membuat jaringan listrik dalam bentuk kontak babi yang terjadi pada hari selasa tanggal 10 september 2019 sekitar jam 08.00 wita.

Sekarang Lel Juma Bin Loba dikenakan pasal 338 KUHPidana Subs Pasal 359 KUHPidana dan pasal 54 Subs 44 ayat (4) Undang-undang Nomor 30 tahun 2009 tentang ketenagalistrikan.

Sihingga Lel Juma sekarang ditempatkan dirumah tahanan Negara Polsek Lasusua Polres Kolaka Utara.Pungkas Hari.

Related Posts